Efek samping cream KLT hitam berbahaya?

Apakah cream KLT hiitam / black berbahaya? Apa efek samping memakai cream KLT black di wajah? Apakah cream ini sudah terdaftar di BPOM sehingga aman digunakan? Apakah tidak berbahaya untuk ibu hamil? Bagi Anda yang ingin membeli produk tersebut, maka tak ada salahnya untuk cari tau terlebih dahulu. Apalagi banyak cream pencerah kulit yang berbahaya di pasaran.

Cream pencerah kulit menjadi pilihan banyak wanita yang ingin menginginkan kulit lebih cerah. Banyak produk pencerah kulit yang beredar di pasaran, namun tak semuanya aman digunakan. Untuk itu, ada baiknya untuk memilih produk yang aman di kulit. Jangan sampai produk yang harusnya untuk merawat kulit malah jadi merusak kulit.

Nah, salah satu produk perawatan kulit yang cukup populer adalah produk dengan brand KLT. Ada produk sejenis yang namanya cream Kalimantan, entah ini dari produsen yang sama atau bukan. Kalau cream Kalimantan, wadahnya berwarna putih dengan tutup berwarna hijau. Sedangkan produk KLT kemasannya berwarna dominan hitam.

Kalau cream Kalimantan, yang wadahnya berwarna putih, tutup hijau, saya tidak menemukan informasi produsennya, begitu juga dengan nomor BPOM produk tersebut. Produk ini juga memiliki review negatif. Banyak yang merasakan efek negatif setelah menggunakan cream tersebut.

Pengalaman buruk menggunakan cream Kalimantan diceritakan oleh seorang blogger bernama Yesi di blognya yang beralamat di kebo-unik.blogspot.com. Adapun efek yang ia rasakan adalah kulit muka dan leher merah dan gatal-gatal. Di blog tersebut juga banyak komentar dari orang yang pernah mencoba cream Kalimantan. Review yang seperti itu biasanya lebih jujur karena tidak ada embel-embel promosi.

Sedangkan untuk cream KLT hitam, entah ini produsennya sama atau tidak dengan cream Kalimantan, yang jelas kemasannya berbeda. Cream KLT hitam dijual di berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Dengan harga kisaran 100 ribuan, pembeli sudah bisa mendapatkan produk skincare KLT berupa cream siang, cream malam, sabun wajah, dan toner. Secara tampilan, cream KLT hitam lebih menarik ketimbang cream kalimantan.

Klaim Manfaat cream KLT hitam
– mencerahkan kulit
– membuat kulit terasa kenyal, licin, dan merona
– mengangkat sel-sel kulit mati
– melembabkan kulit
– menghilangkan bekas jerawat

Apakah cream KLT hitam berbahaya atau aman digunakan?
Tolok ukur aman atau tidaknya kosmetik, kita bisa andalkan BPOM. Perhatikan apakah kosmetik tersebut sudah terdaftar di BPOM atau belum. Adapun untuk cream KLT hitam sudah terdaftar di BPOM, begitu juga dengan produk toner dan sabun wajah KLT.

Berikut ini rinciannya.
Night cream: NA18180104845
Day cream: NA18180104844
Toner: NA18181206320
Sabun wajah: NA18181206318

Nomor BPOM tersebut bisa dicek di web BPOM (cekbpom.pom.go.id). Dari hasil pengecekan, bisa diketahui bahwa produk skincare KLT didaftarkan ke BPOM oleh PT Glad Skin Care. Sedangkan produsennya adalah Cedefindo

Jadi, karena sudah terdaftar di BPOM, berarti kosmetik tersebut aman digunakan, sudah punya izin edar, bukan cream abal-abal. Namun, pertanyaan berikutnya adalah apakah ada efek samping cream KLT hitam?

Untuk mengetahui efek samping KLT, maka kita perlu tahu apa komposisi cream KLT. Dalam salah satu halaman promosi produk KLT disebutkan beberapa komposisi cream KLT yaitu arbutin, kolid acid, AHA, dan vitamin E.

Menggunakan produk perawatan kulit ada kemungkinan ketidakcocokan. Dengan kata lain, cocok-cocokan. Adapun reaksi yang umum terjadi setelah memakai cream wajah yaitu timbulnya jerawat kecil. Katanya kalau muncul efek kayak gini, berarti lagi proses detoks. Well, efek yang katanya detoks ini sebenarnya lebih tepat disebut purging. Nah, muncul jerawat kecil setelah memakai produk skincare ini belum tentu proses purging, tapi bisa jadi gejala ketidakcocokan. Apa bedanya?

Pada purging, benjolan kecil yang muncul akibat penggunaan kosmetik tidak timbl peradangan. Sedangkan jika muncul ketidakcocokan atau disebut breakout, kulit mengalami peradangan, kemerahan, timbul nyeri dan munculnya jerawat. Jika setelah menggunakan kosmetik kemudian efek yang muncul adalah breakout, maka sebaiknya hentikan. (referensi: alodokter.com)

Tidak cocok bukan berarti kosmetiknya tidak bagus. Mau harganya mahal maupun murah, merek terkenal ataupun tidak, ada kemungkinan timbul ketidakcocokan setelah menggunakan kosmetik.

Timbulnya breakout juga tak melulu produknya palsu. Misal, Anda beli kosmetik lewat online, kemudian setelah pakai timbul efek breakout. Ini belum tentu produknya palsu. Bisa jadi karena memang kosmetik tersebut tidak cocok dengan kulit Anda.

Selain itu, efek yang terjadi setelah memakai produk pencerah kulit adalah pengelupasan. Jika produk yang dipakai adalah produk yang aman, harusnya tak perlu khawatir. Jika ada keluhan setelah memakai produk tersebut, sebaiknya konsultasi dengan penjualnya, atau untuk lebih jelasnya, silakan konsultasikan ke dokter kulit.

Apakah cream KLT hitam aman untuk ibu hamil?
Menggunakan produk skincare bagi ibu hamil memang tak boleh sembarangan. Secara umum memang sebaiknya tak sembarangan dalam memilih kosmetik. Namun, bagi ibu hamil, ada pantangan khusus. Kosmetik yang digunakan sebaiknya yang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya selama masa kehamilan. Memang dipakai diluar, tapi zat-zat dalam kosmetik bisa masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit, bisa sampai ke bayi dalam kandungan.

Demikian penjelasan tentang cream KLT hitam. Jika Anda punya pengalaman memakai cream KLT atau cream kalimantan, Anda bisa ceritakan via kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *